Pengalaman Luas, Ilmu Yang Banyak, Dan Relasi Tanpa Batas
https://pintumuslim.blogspot.com/2016/01/pengalaman-luas-ilmu-yang-banyak-dan.html
DAN inilah hidup yang sesungguhnya. Indah, penuh warna warni. Jika manusia mempunyai toleransi yang cukup, tahu dan sadar dengan batas-batasnya, maka wawasannya akan menjadi luas, dan akan dianugerahi kemampuan untuk melihat dunia seutuhnya, dengan cara yang benar.
Mampu menghargai dan menghormati orang lain dan hak-haknya tanpa prasyarat. Membiarkan orang lain sesuai dengan warnanya masing-masing, selama tidak melanggar norma-norma yang ada. Tidak memaksakan kehendak pribadi, kelompok, kebiasaan, atau aturan-aturan tertentu kepada orang lain. Saling belajar dan mengambil manfaat dari pergaulan dengan orang lain. Bersih dari kekotoran batin dan pikiran. Penuh dengan prasangka baik. Hidup sehat lahir, batin, dan pikir.

Manusia sesungguhnya diciptakan untuk saling mengenal, tidak hanya mengenal sesama. Tetapi juga harus mengenal pengalaman, ilmu dan kondisi.
Zaman saat ini sudah canggih, boleh-boleh saja menekuni hal-hal yang kita minati, tetapi harus tahu, bahwa bekal hidup di hari depan bukan saja dari ilmu yang diminati.
Misalnya, kita berkecimpung di ranah keagamaan. Sedangkan persoalan di lapangan cenderung di ranah social, ekonomi dan budaya. Apa kita memandang di sisi agamanya saja ? jelas bakal bertentangan. Memang beberapa orang mengatakan, kalau sekolah /universitasnya bagus. Sudah tentu banyak pengalaman didapat, padahal belum tentu demikian.
Kapasitas setiap orang memang berbeda–beda, namun tidak ada salahnya menambah ilmu dan pengalaman, meskipun kurang berminat. Ketahuilah, bahwa kita mempunyai berbagai kawan.
Jika mereka bertanya tentang sesuatu dimana bukan ranah ilmu kita, maka harus bisa menerangkan. atau minimal menghubungkan ke pihak yang berkecimpung di ranah tersebut